1 Petrus 4: 7-11
4:7. Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.
4:8 Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa.
4:9 Berilah tumpangan seorang akan yang lain dengan tidak bersungut-sungut.
4:10 Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.
4:11 Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah; jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Ialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin.
Alkitab dibuat tahun 400 sesudah Masehi. Orang yang mengikut Tuhan Yesus disebut Kristen. Kekaisaran Roma menyebut Kristen sebagai agama dan mereka menyebutnya agama Katolik. Kesudahan segala sesuatu sudah dekat, saat ini adalah saat kedatangan Tuhan Yesus. Orang-orang yang berkenan kepada Allah semakin banyak. Bagaimana supaya kita tetap tenang? Dengan tenang maka Roh Kudus akan kita dengar. Kita harus hidup dan berharap akan Firman Tuhan sehingga kita sungguh-sungguh akan mengalami kemerdekaan, bebas melakukan kehendak Allah. Kebenaran Allah yang akan memerdekakan kita.
Yohanes 8: 30-32
8:30 Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya.
8:31. Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku
8:32 dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
Setiap orang yang percaya Tuhan Yesus akan beroleh kebenaran dan menerima keselamatan. Kita akan mengetahui kebenaran yang lebih dalam lagi, kita dapat berdoa, mendoakan orang lain dan kita akan tenang. Kita harus selalu dalam Kristus supaya kita terus mengalami damai sejahtera.
2 Petrus 3:14
3:14 Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.
Selalu dihadapan Allah kita akan mengalami kasih-Nya, kemurahan-Nya, damai sejahtera-Nya. Dalam 1 Petrus 4: 8 dikatakan bahwa kasih itu menutupi banyak sekali dosa. Orang Israel tidak dapat membalas kasih Allah karena mereka tidak bisa mengikuti semua perintah Hukum Taurat. Kasih Allah digenapi dengan kedatangan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Sehingga kita dapat melakukan seperti yang Kristus lakukan. Kita dapat melakukannya jika kita taat akan kebenaran.
Roma 13: 10-13
13:10 Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.
13:11. Hal ini harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui keadaan waktu sekarang, yaitu bahwa saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur. Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya.
13:12 Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!
13:13 Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati.
Kasih adalah kegenapan Hukum Taurat. Kita melayani dan mengasihi sesama kita dan kasih menutupi banyak dosa. Kita dipenuhi kasih dan kita bisa menjadi berkat bagi sesama.
Roma 12: 6-8
12:8 jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.
12:9 Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.
Melakukan semuanya dengan kuasa Allah. Roh Kudus memampukan kita untuk melayani. Kita melayani dengan karunia yang Allah berikan. Dalam 1 Petrus 4: 11 dikatakan bahwa perkataan kita bukan lagi perkataan cemar tetapi perkataan Firman. Melakukan dengan kekuatan Allah supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Kita harus penuhkan hidup kita dengan Firman. Perkataan yang baik keluar dari isi hati yang baik.
Matius 12: 35-37
12:35 Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.
12:36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.
12:37 Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum."
Bukan perkataan yang sia-sia yang keluar dari mulut kita supaya Tuhan Yesus dipermuliakan supaya kita tahan uji karena kita mendapat pujian dari Tuhan.
Roma 15:17
5:17. Jadi dalam Kristus aku boleh bermegah tentang pelayananku bagi Allah.
Kita memegahkan Tuhan Yesus dalam setiap hidup kita, dan kita harus terus menerus hidup dalam kekudusan menurut ukuran Firman dan bukan ukuran kebaikan kita sampai saatnya Tuhan Yesus datang menjemput kita.
Wahyu 22:11-12
22:11 Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!"
22:12 "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.
Tuhan Yesus datang segera, terpujilah Tuhan Yesus.Amin.
Kesaksian
1. Seorang ibu usia 35 tahun menderita sakit mata sudah 2 bulan dan mata kanannya tidak dapat melihat lagi, sakit mata ini cukup berat dan bola matanya sudah mulai mengempis tetapi Tuhan Yesus mengasihinya setelah didoakan matanya berair dan ia tidak merasa sakit lagi. 1 minggu kemudian matanya pulih dan ia bisa melihat lagi, terpujilah Tuhan Yesus.
2. Seorang anak usia 3 tahun tidak dapat berjalan selama 2 bulan karena ia mengeluh kakinya sakit setelah ia terjatuh dari sepeda. Orang tuanya sudah membawanya berobat tetapi tidak ada hasilnya, dan setelah kami berdoa anak itu merasa tidak sakit lagi dan ia mau mencoba berjalan, setelah itu ia dapat berjalan kembali bukan hanya itu saja seluruh keluarganya menerima karunia keselamatan, terpujilah Tuhan Yesus.
Selasa, 09 Februari 2010
Buletin Januari 2010 - Hal Kerajaan Surga
Markus 4: 26-29
4:26 Lalu kata Yesus: "Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah,
4:27 lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu.
4:28 Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.
4:29 Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba."
Hal Kerajaan Allah adalah seumpama orang yang menabur benih. Sebelum menanam petani akan menyiapkan lahan sehingga ketika benih ditabur maka tanaman itu akan tumbuh subur. Benih kerajaan Allah kita taburkan bagi setiap orang. Dan kita harus menjadi contoh dengan perbuatan kita, memberitakan Injil adalah menabur benih keselamatan. Kita yang sudah lahir baru memiliki kasih Allah, kita mempersiapkan diri kita dan kita menyerukan pertobatan, supaya orang lain berubah hidupnya karena kita memberikan teladan Kristus dalam kehidupan kita.
Lukas 3: 3-6
3:3 Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu,
3:4 seperti ada tertulis dalam kitab nubuat-nubuat Yesaya: Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.
3:5 Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang berlekuk-lekuk akan diratakan,
3:6 dan semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan."
Setiap kita yang sudah diselamatkan, kitapun harus memberitakan Injil itu bagi setiap orang supaya mereka percaya dan diselamatkan, karena setiap mereka yang percaya Tuhan Yesus akan diselamatkan.
1Timotius 4: 10
4:10 Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya.
Tuhan Yesus adalah Juruselamat semua umat manusia dan itulah jalan kita menerima keselamatan. Kematian Tuhan Yesus untuk menggantikan kita yang berdosa, itulah yang mau kita beritakan. Memberitakan Tuhan Yesus selama kita ada di dunia ini.
1 Korintus 11: 26
11:26 Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.
Kita memberitakan kematian Tuhan Yesus lewat kehidupan kita dan jangan kembali kepada dosa. Bagaimana benih Firman Allah boleh tumbuh? Yang menumbuhkan adalah Tuhan Yesus supaya kita tidak menjadi sombong. Caranya adalah cara Tuhan bukan cara manusia sehingga kita tidak bisa memaksakan kehendak kita supaya mereka percaya Tuhan Yesus.
1 Korintus 2:12
2:12 Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.
Kita hidup ditengah-tengah orang yang belum mengenal Allah, tetapi dengan kasih yang kita miliki mereka akan percaya. Upah kita dari Tuhan dan Allah menjadikan kita rekan kerja-Nya.
1 Korintus 3:8-9
3:8 Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.
3:9 Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.
Kita menjadi bangunan Allah, dan kita menerima sukacita surga karena kita adalah kawan sekerja Allah. Kita diutus untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah. sukacita kita menjadi penuh
1 Yohanes 1: 1-4
1:1. Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup--itulah yang kami tuliskan kepada kamu.
1:2 Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.
1:3 Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.
1:4 Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.
Kesaksian, perbuatan kita menjadi berkat bagi orang lain. Upah kita dari Tuhan. Sukacita sempurna ketika tuaian menguning dan kita akan selalu bersukacita karena selalu ada orang yang mengucap syukur (Markus 4: 29).
Kesaksian:
1. Seorang bayi lahir pada tannggal 2 Januari 2010, 2 minggu sebelumnya ibunya datang dengan keluhan ada benjolan di vagina yang dicurigai bidan sebagai tumor. Dan sewaktu diperiksa bayinya letak sungsang dan benjolan itu adalah varices, setelah didoakan ibunya merasa tenang, ini merupakan anaknya yang ke empat. 1 minggu kemudian ia berkata benjolannya sudah hilang dan anaknya sudak ke posisi normal, Tuhan Yesus mengasihi keluarga ini dan mereka percaya Tuhan Yesus walaupun belum berani menyatakan diri. Setelah anaknya berusia 2 hari anak ini kena penyakit tetanus neonatorum(ini vonis dokter pada pagi hari) dan anak ini dimasukkan ke ruang isolasi. Kemudian ayahnya meminta kami mendoakan anaknya. Sorenya dokter menyatakan anak ini telah sembuh, dan keesokan harinya mereka pulang ke rumah, sungguh luar biasa kasih Tuhan buat keluarga ini, Terpujilah tuhan Yesus.
2. Seorang ibu berusia 52 tahun, datang dipapah karena sudah hampir setahun ini tidak bisa jalan, sebelumnya ia jatuh terduduk dan selang 1 minggu kemudian jatuh dengan lutut duluan ke tanah, setelah itu ia berobat dan dipijat, sakitnya makin berat bahkan tidak bisa makan selama 4 bulan, sebelumnya berat ibu ini 90 kg sampai turun hampir 10 kg.
Setelah di doakan ibu ini merasa lebih baik dan dapat berjalan sendiri, bahkan saat ini keluarga ini belajar mengenal Tuhan Yesus yang mengasihinya, terpujilah Tuhan Yesus, Amin.
4:26 Lalu kata Yesus: "Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah,
4:27 lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu.
4:28 Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.
4:29 Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba."
Hal Kerajaan Allah adalah seumpama orang yang menabur benih. Sebelum menanam petani akan menyiapkan lahan sehingga ketika benih ditabur maka tanaman itu akan tumbuh subur. Benih kerajaan Allah kita taburkan bagi setiap orang. Dan kita harus menjadi contoh dengan perbuatan kita, memberitakan Injil adalah menabur benih keselamatan. Kita yang sudah lahir baru memiliki kasih Allah, kita mempersiapkan diri kita dan kita menyerukan pertobatan, supaya orang lain berubah hidupnya karena kita memberikan teladan Kristus dalam kehidupan kita.
Lukas 3: 3-6
3:3 Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu,
3:4 seperti ada tertulis dalam kitab nubuat-nubuat Yesaya: Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.
3:5 Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan, yang berlekuk-lekuk akan diratakan,
3:6 dan semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan."
Setiap kita yang sudah diselamatkan, kitapun harus memberitakan Injil itu bagi setiap orang supaya mereka percaya dan diselamatkan, karena setiap mereka yang percaya Tuhan Yesus akan diselamatkan.
1Timotius 4: 10
4:10 Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya.
Tuhan Yesus adalah Juruselamat semua umat manusia dan itulah jalan kita menerima keselamatan. Kematian Tuhan Yesus untuk menggantikan kita yang berdosa, itulah yang mau kita beritakan. Memberitakan Tuhan Yesus selama kita ada di dunia ini.
1 Korintus 11: 26
11:26 Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.
Kita memberitakan kematian Tuhan Yesus lewat kehidupan kita dan jangan kembali kepada dosa. Bagaimana benih Firman Allah boleh tumbuh? Yang menumbuhkan adalah Tuhan Yesus supaya kita tidak menjadi sombong. Caranya adalah cara Tuhan bukan cara manusia sehingga kita tidak bisa memaksakan kehendak kita supaya mereka percaya Tuhan Yesus.
1 Korintus 2:12
2:12 Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.
Kita hidup ditengah-tengah orang yang belum mengenal Allah, tetapi dengan kasih yang kita miliki mereka akan percaya. Upah kita dari Tuhan dan Allah menjadikan kita rekan kerja-Nya.
1 Korintus 3:8-9
3:8 Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.
3:9 Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.
Kita menjadi bangunan Allah, dan kita menerima sukacita surga karena kita adalah kawan sekerja Allah. Kita diutus untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah. sukacita kita menjadi penuh
1 Yohanes 1: 1-4
1:1. Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup--itulah yang kami tuliskan kepada kamu.
1:2 Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.
1:3 Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.
1:4 Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.
Kesaksian, perbuatan kita menjadi berkat bagi orang lain. Upah kita dari Tuhan. Sukacita sempurna ketika tuaian menguning dan kita akan selalu bersukacita karena selalu ada orang yang mengucap syukur (Markus 4: 29).
Kesaksian:
1. Seorang bayi lahir pada tannggal 2 Januari 2010, 2 minggu sebelumnya ibunya datang dengan keluhan ada benjolan di vagina yang dicurigai bidan sebagai tumor. Dan sewaktu diperiksa bayinya letak sungsang dan benjolan itu adalah varices, setelah didoakan ibunya merasa tenang, ini merupakan anaknya yang ke empat. 1 minggu kemudian ia berkata benjolannya sudah hilang dan anaknya sudak ke posisi normal, Tuhan Yesus mengasihi keluarga ini dan mereka percaya Tuhan Yesus walaupun belum berani menyatakan diri. Setelah anaknya berusia 2 hari anak ini kena penyakit tetanus neonatorum(ini vonis dokter pada pagi hari) dan anak ini dimasukkan ke ruang isolasi. Kemudian ayahnya meminta kami mendoakan anaknya. Sorenya dokter menyatakan anak ini telah sembuh, dan keesokan harinya mereka pulang ke rumah, sungguh luar biasa kasih Tuhan buat keluarga ini, Terpujilah tuhan Yesus.
2. Seorang ibu berusia 52 tahun, datang dipapah karena sudah hampir setahun ini tidak bisa jalan, sebelumnya ia jatuh terduduk dan selang 1 minggu kemudian jatuh dengan lutut duluan ke tanah, setelah itu ia berobat dan dipijat, sakitnya makin berat bahkan tidak bisa makan selama 4 bulan, sebelumnya berat ibu ini 90 kg sampai turun hampir 10 kg.
Setelah di doakan ibu ini merasa lebih baik dan dapat berjalan sendiri, bahkan saat ini keluarga ini belajar mengenal Tuhan Yesus yang mengasihinya, terpujilah Tuhan Yesus, Amin.
Senin, 11 Januari 2010
Buletin Desember 2009
SETIA DALAM PERKARA KECIL
LUKAS 16: 10-16
16:10 "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.
16:11 Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?
16:12 Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?
16:13 Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."
16:14 Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia.
16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia, dibenci oleh Allah.
16:16 Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.
16:17 Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.
3 HAL YANG AKAN KITA BAHAS DISINI
1. Setia dalam perkara kecil
2. Mencintai Tuhan
3. Tidak ada satupun ketentuan hukum Taurat yang dibatalkan
1. Setia dalam perkara kecil
Barang siapa setia dalam perkara kecil ia akan setia dalam perkara besar. Banyak orang yang belajar setia dalam perkara kecil dan iapun akan belajar setia dalam perkara besar. Hal ini banyak diukur dalam uang. Allahpun demikian kepada kita. Lebih dahulu Allah memberikan anugrahnya kepada kita yaitu keselamatan kekal. Bagaimana supaya kita lebih setia lagi kita dapat memulainya dari hal kecil, dan kita akan menerima kemurahan Allah yang lebih besar. Ketika kita setia kepada harta orang lain maka Allah akan mempercayakan harta-Nya bagi kita. Lukas 19: 16-17
19:16 Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.
19:17 Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.
Ketika kita sanggup menerima kepercayaan itu maka Allah akan mempercayakan hal yang besar. Sesungguhnya kita dipersiapkan Tuhan tetapi ada kalanya kita harus menunggu tetapi ingatlah kalau Allah kita tidak akan pernah bertangguh, Allah yang kita kenal dalam nama Yesus Kristus adalah Allah yang tidak terbatas.
2. Mencintai Tuhan
Hanya mencintai Tuhan saja. Tidak ada seorangpun yang dapat mengadi kepada 2 tuan. Jangan kita menjadikan berkat sebagai tuan kita yang baru. Kita hanya mau percaya Tuhan Yesus dan Ia Allah yang tidak pernah melupakan kita. Kita dapat bersahabat dengan mamon atau menggunakannya sampai itu tidak lagi berguna bagi kita saat kita sudah berada di sorga.
Pengkotbah 5:9
5:10 (5-9) Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia.
Kita tidak akan pernah puas dengan hal-hal duniawi. Ketika kita mencintai Tuhan maka Allah menberikan kekayaan kepada kita sehingga kita tidak perlu menganggap kekayaan itu sebagai tuan kita, kita hanya mau mencintai Tuhan saja.
3. Ketentuan hukum Taurat tidak ada satupun yang dibatalkan.
Kitab Musa dan kitab para nabi mengajarkan ketetapan Hukum Taurat. Itu masih berlaku sampai Yohanes datang. Dengan hukum Taurat manusia tahu kalau ia berbuat dosa. Tanpa hukum Taurat berarti tidak ada pelanggaran dan tidak ada dosa. Sesudah kerajaan Allah turun ke bumi, maka setiap kita berusaha untuk mendaatkannya, dan kita tidak mau hidup dalam belenggu dosa. Setiap kita yang sudah mendengar Injil menjadi pemilik kerajaan Allah. Mereka yang tidak percaya Injil maka ketentuan hukum taurat tetap berlaku bagi mereka. Matius 11: 12-15
11:12 Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.
11:13 Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes
11:14 dan--jika kamu mau menerimanya--ialah Elia yang akan datang itu.
11:15 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!
Ketika kita menerima Tuhan Yesus maka ketentuan hukum taurat dibatalkan atas kita yang percaya. Allah yang memimpin kita dan mempersatukan kita dengan darah Kristus.
Galatia 3: 22-27
3:22 Tetapi Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah kekuasaan dosa, supaya oleh karena iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya.
3:23 Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan.
Kita yang telah percaya Tuhan Yesus berada dalam kuasa Allah. Dan kita semua telah menerima janji yang Allah berikan, kita adalah anak-anak Allah dan kita telah dipersatukan dengan darah Kristus
Efesus 2: 14-15
2:14. Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera
Sesudah kita mengenal Tuhan Yesus maka hidup kita diatur oleh kehendak Allah. Roh Kudus yang menolong kita untukmelakukan kehendak Allah.
Roma 7: 5-7
7:5 Sebab waktu kita masih hidup di dalam daging, hawa nafsu dosa, yang dirangsang oleh hukum Taurat, bekerja dalam anggota-anggota tubuh kita, agar kita berbuah bagi maut.
7:6 Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi Dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat.
7:7. Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: "Jangan mengingini!"
Manusia tidak tahu salah kalau tidak ada hukum, kita hidup dalam belenggu dosa . Tidak ada pengampunan yang dapat menghapus dosa kecuali oleh Tuhan Yesus. Hanya orang yang belum percaya Tuhan Yesus yang masih hidup dalam dosa.
LUKAS 16: 10-16
16:10 "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.
16:11 Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?
16:12 Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?
16:13 Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."
16:14 Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia.
16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia, dibenci oleh Allah.
16:16 Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.
16:17 Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.
3 HAL YANG AKAN KITA BAHAS DISINI
1. Setia dalam perkara kecil
2. Mencintai Tuhan
3. Tidak ada satupun ketentuan hukum Taurat yang dibatalkan
1. Setia dalam perkara kecil
Barang siapa setia dalam perkara kecil ia akan setia dalam perkara besar. Banyak orang yang belajar setia dalam perkara kecil dan iapun akan belajar setia dalam perkara besar. Hal ini banyak diukur dalam uang. Allahpun demikian kepada kita. Lebih dahulu Allah memberikan anugrahnya kepada kita yaitu keselamatan kekal. Bagaimana supaya kita lebih setia lagi kita dapat memulainya dari hal kecil, dan kita akan menerima kemurahan Allah yang lebih besar. Ketika kita setia kepada harta orang lain maka Allah akan mempercayakan harta-Nya bagi kita. Lukas 19: 16-17
19:16 Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.
19:17 Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.
Ketika kita sanggup menerima kepercayaan itu maka Allah akan mempercayakan hal yang besar. Sesungguhnya kita dipersiapkan Tuhan tetapi ada kalanya kita harus menunggu tetapi ingatlah kalau Allah kita tidak akan pernah bertangguh, Allah yang kita kenal dalam nama Yesus Kristus adalah Allah yang tidak terbatas.
2. Mencintai Tuhan
Hanya mencintai Tuhan saja. Tidak ada seorangpun yang dapat mengadi kepada 2 tuan. Jangan kita menjadikan berkat sebagai tuan kita yang baru. Kita hanya mau percaya Tuhan Yesus dan Ia Allah yang tidak pernah melupakan kita. Kita dapat bersahabat dengan mamon atau menggunakannya sampai itu tidak lagi berguna bagi kita saat kita sudah berada di sorga.
Pengkotbah 5:9
5:10 (5-9) Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia.
Kita tidak akan pernah puas dengan hal-hal duniawi. Ketika kita mencintai Tuhan maka Allah menberikan kekayaan kepada kita sehingga kita tidak perlu menganggap kekayaan itu sebagai tuan kita, kita hanya mau mencintai Tuhan saja.
3. Ketentuan hukum Taurat tidak ada satupun yang dibatalkan.
Kitab Musa dan kitab para nabi mengajarkan ketetapan Hukum Taurat. Itu masih berlaku sampai Yohanes datang. Dengan hukum Taurat manusia tahu kalau ia berbuat dosa. Tanpa hukum Taurat berarti tidak ada pelanggaran dan tidak ada dosa. Sesudah kerajaan Allah turun ke bumi, maka setiap kita berusaha untuk mendaatkannya, dan kita tidak mau hidup dalam belenggu dosa. Setiap kita yang sudah mendengar Injil menjadi pemilik kerajaan Allah. Mereka yang tidak percaya Injil maka ketentuan hukum taurat tetap berlaku bagi mereka. Matius 11: 12-15
11:12 Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.
11:13 Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes
11:14 dan--jika kamu mau menerimanya--ialah Elia yang akan datang itu.
11:15 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!
Ketika kita menerima Tuhan Yesus maka ketentuan hukum taurat dibatalkan atas kita yang percaya. Allah yang memimpin kita dan mempersatukan kita dengan darah Kristus.
Galatia 3: 22-27
3:22 Tetapi Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah kekuasaan dosa, supaya oleh karena iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya.
3:23 Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan.
Kita yang telah percaya Tuhan Yesus berada dalam kuasa Allah. Dan kita semua telah menerima janji yang Allah berikan, kita adalah anak-anak Allah dan kita telah dipersatukan dengan darah Kristus
Efesus 2: 14-15
2:14. Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera
Sesudah kita mengenal Tuhan Yesus maka hidup kita diatur oleh kehendak Allah. Roh Kudus yang menolong kita untukmelakukan kehendak Allah.
Roma 7: 5-7
7:5 Sebab waktu kita masih hidup di dalam daging, hawa nafsu dosa, yang dirangsang oleh hukum Taurat, bekerja dalam anggota-anggota tubuh kita, agar kita berbuah bagi maut.
7:6 Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi Dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat.
7:7. Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: "Jangan mengingini!"
Manusia tidak tahu salah kalau tidak ada hukum, kita hidup dalam belenggu dosa . Tidak ada pengampunan yang dapat menghapus dosa kecuali oleh Tuhan Yesus. Hanya orang yang belum percaya Tuhan Yesus yang masih hidup dalam dosa.
Selasa, 08 Desember 2009
Ketaatan Kepada Allah - Buletin November 2009
2 Raja-raja 5: 10-14
5:10 Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan: "Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir."
5:11 Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: "Aku sangka bahwa setidak-tidaknya ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian menyembuhkan penyakit kustaku!
5:12 Bukankah Abana dan Parpar, sungai-sungai Damsyik, lebih baik dari segala sungai di Israel? Bukankah aku dapat mandi di sana dan menjadi tahir?" Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati.
5:13 Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat serta berkata kepadanya: "Bapak, seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya? Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu: Mandilah dan engkau akan menjadi tahir."
5:14 Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir.
Perintah Allah selalu membingungkan kita dan kita menjadi gelisah tetapi kita diingatkan untuk tetap taat. Naaman adalah seorang panglima Aram, hidupnya selalu melakukan yang baik dan Allah berkenan kepadanya sehingga ia selalu menang dalam setiap peperangan.
Ia menderita penyakit kusta. Dari budaknya, ia mendengar seorang nabi Elisa dan nabi itu menyuruhnya mandi di sungai Yordan dan mencelupkan tubuhnya sebanyak 7 kali. Mulanya Naaman tidak mau karena ia merasa suatu hal yang aneh tetapi setelah pembantunya mengingatkannya ia mau mencelupkan dirinya di sungai Yordan, ia belajar untuk taat dengan perkataan nabi Elisa dan ia menjadi sembuh dan kulitnya menjadi seperti kulit bayi. Ketika ia telah sembuh ia memuliakan Allah. Kitapun mau belajar taat untuk melakukan perintah Allah walau kadang kita belum mengerti tetapi ketika kita taat kita akan melihat kemuliaan Allah yang besar.
1 Raja-raja 17; 12-16
17:12 Perempuan itu menjawab: "Demi TUHAN, Allahmu, yang hidup, sesungguhnya tidak ada roti padaku sedikitpun, kecuali segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Dan sekarang aku sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, kemudian aku mau pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah kami memakannya, maka kami akan mati."
17:13 Tetapi Elia berkata kepadanya: "Janganlah takut, pulanglah, buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dahulu bagiku sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku, kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu.
17:14 Sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Tepung dalam tempayan itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itupun tidak akan berkurang sampai pada waktu TUHAN memberi hujan ke atas muka bumi."
17:15 Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan beberapa waktu lamanya.
17:16 Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang seperti firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Elia.
Firman Tuhan itulah yang menjadi kerinduaan kita untuk kita lakukan. Kadang kita tidak segera mengerti tetapi karena kita percaya kita akan melihat. Tanpa Firman kita tidak akan dapat berjalan. Janda Sarfat ini taat dan Tuhan mencukupkannya sampai musim hujan tiba. Kita mau belajar untuk melakukan Firman dan kita percaya, sehingga kita akan melihat dan mengerti setelah kita melakukannya.. Allah sungguh-sungguh menepati janjinya.
Yohanes 9; 35-38
9:35. Yesus mendengar bahwa ia telah diusir ke luar oleh mereka. Kemudian Ia bertemu dengan dia dan berkata: "Percayakah engkau kepada Anak Manusia?"
9:36 Jawabnya: "Siapakah Dia, Tuhan? Supaya aku percaya kepada-Nya."
9:37 Kata Yesus kepadanya: "Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi Dia yang sedang berkata-kata dengan engkau, Dialah itu!"
9:38 Katanya: "Aku percaya, Tuhan!" Lalu ia sujud menyembah-Nya.
Kita percaya Tuhan Yesus karena kita telah menerima mujizat-Nya dan kita mau menyembah dan memuliakan-Nya. Dan itulah yang dilakukan Naaman ketika ia sembuh dari sakit kustanya dan ia tau hanya ada satu Allah di Israel (2 Raja-raja 2: 15-17)
Ketika kita mengalami mujizat Tuhan kita mau terus menyembah-Nya. Ketika orang-orang melakukan perbuatan baik maka akan ada orang-orang yang disuruh Tuhan untuk menyelamatkannya. Dengan datang kepada terang maka orang itu akan memuliakan Allah. Dalam keadaan sulitpun kita tetap mau memberitakan firman. Akan ada selalu cara yang dibuat Tuhan supaya manusia mengenal Tuhan Yesus bisa melalui kehidupan kita, kesaksian kita, penginjilan hamba-hamba Tuhan, melalui mimpi ataupun melalui mujizat seperti Naaman. Walaupun ia bukan orang Israel tetapi Allah mengasihinya dan Allah mengasihi semua ciptaan-Nya.
Yohanes 3: 20-21
3:20 Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;
3:21 tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah."
Roh Kudus menolong kita untuk datang kepada Allah, kita tetap memberitakan Firman.
2 Timotius 4: 1-2
4:1. Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya:
4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
Beritakan kebenaran dalam hidup kita. Kita menjadi saksi bagi kemuliaan Allah. Orang yang tidak taat Firman akan gelisah hatinya. Perintah yang Allah beritakan tidak sukar tetapi kedagingan menghalangi kita untuk memberitakan Firman. Kita bisa belajar untuk taat.
Matius 11: 28-30
11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
11:30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."
Kita mau melakukan kehendak Firman dengan taat dan percaya maka kita akan merasakan enaknya berjalan bersama Tuhan dan kita akan selalu mengalami sukacita dan kita akan selalu berbahagia karena Allah selalu menepati janji-Nya, Allah mau kita selalu menikmati kasihNya.
Yohanes 14; 21
14:21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."
Allah akan selalu menolong dan Ia akan menyatakan diri kepada kita. Orang-orang yang tidak taat akan mengalami kegelisahan, penderitaan dan mereka tidak mendapat bagian dalam kerajaan Allah. Kita mau jadi penurut-penurut Allah, umat Allah yang sungguh-sungguh mengasihi Dia. Kita mau berjanji setia kepada Allah, Terpujilah Tuhan Yesus, Amin.
5:10 Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan: "Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir."
5:11 Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: "Aku sangka bahwa setidak-tidaknya ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian menyembuhkan penyakit kustaku!
5:12 Bukankah Abana dan Parpar, sungai-sungai Damsyik, lebih baik dari segala sungai di Israel? Bukankah aku dapat mandi di sana dan menjadi tahir?" Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati.
5:13 Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat serta berkata kepadanya: "Bapak, seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya? Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu: Mandilah dan engkau akan menjadi tahir."
5:14 Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir.
Perintah Allah selalu membingungkan kita dan kita menjadi gelisah tetapi kita diingatkan untuk tetap taat. Naaman adalah seorang panglima Aram, hidupnya selalu melakukan yang baik dan Allah berkenan kepadanya sehingga ia selalu menang dalam setiap peperangan.
Ia menderita penyakit kusta. Dari budaknya, ia mendengar seorang nabi Elisa dan nabi itu menyuruhnya mandi di sungai Yordan dan mencelupkan tubuhnya sebanyak 7 kali. Mulanya Naaman tidak mau karena ia merasa suatu hal yang aneh tetapi setelah pembantunya mengingatkannya ia mau mencelupkan dirinya di sungai Yordan, ia belajar untuk taat dengan perkataan nabi Elisa dan ia menjadi sembuh dan kulitnya menjadi seperti kulit bayi. Ketika ia telah sembuh ia memuliakan Allah. Kitapun mau belajar taat untuk melakukan perintah Allah walau kadang kita belum mengerti tetapi ketika kita taat kita akan melihat kemuliaan Allah yang besar.
1 Raja-raja 17; 12-16
17:12 Perempuan itu menjawab: "Demi TUHAN, Allahmu, yang hidup, sesungguhnya tidak ada roti padaku sedikitpun, kecuali segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Dan sekarang aku sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, kemudian aku mau pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah kami memakannya, maka kami akan mati."
17:13 Tetapi Elia berkata kepadanya: "Janganlah takut, pulanglah, buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi buatlah lebih dahulu bagiku sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku, kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu.
17:14 Sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Tepung dalam tempayan itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itupun tidak akan berkurang sampai pada waktu TUHAN memberi hujan ke atas muka bumi."
17:15 Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan beberapa waktu lamanya.
17:16 Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang seperti firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Elia.
Firman Tuhan itulah yang menjadi kerinduaan kita untuk kita lakukan. Kadang kita tidak segera mengerti tetapi karena kita percaya kita akan melihat. Tanpa Firman kita tidak akan dapat berjalan. Janda Sarfat ini taat dan Tuhan mencukupkannya sampai musim hujan tiba. Kita mau belajar untuk melakukan Firman dan kita percaya, sehingga kita akan melihat dan mengerti setelah kita melakukannya.. Allah sungguh-sungguh menepati janjinya.
Yohanes 9; 35-38
9:35. Yesus mendengar bahwa ia telah diusir ke luar oleh mereka. Kemudian Ia bertemu dengan dia dan berkata: "Percayakah engkau kepada Anak Manusia?"
9:36 Jawabnya: "Siapakah Dia, Tuhan? Supaya aku percaya kepada-Nya."
9:37 Kata Yesus kepadanya: "Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi Dia yang sedang berkata-kata dengan engkau, Dialah itu!"
9:38 Katanya: "Aku percaya, Tuhan!" Lalu ia sujud menyembah-Nya.
Kita percaya Tuhan Yesus karena kita telah menerima mujizat-Nya dan kita mau menyembah dan memuliakan-Nya. Dan itulah yang dilakukan Naaman ketika ia sembuh dari sakit kustanya dan ia tau hanya ada satu Allah di Israel (2 Raja-raja 2: 15-17)
Ketika kita mengalami mujizat Tuhan kita mau terus menyembah-Nya. Ketika orang-orang melakukan perbuatan baik maka akan ada orang-orang yang disuruh Tuhan untuk menyelamatkannya. Dengan datang kepada terang maka orang itu akan memuliakan Allah. Dalam keadaan sulitpun kita tetap mau memberitakan firman. Akan ada selalu cara yang dibuat Tuhan supaya manusia mengenal Tuhan Yesus bisa melalui kehidupan kita, kesaksian kita, penginjilan hamba-hamba Tuhan, melalui mimpi ataupun melalui mujizat seperti Naaman. Walaupun ia bukan orang Israel tetapi Allah mengasihinya dan Allah mengasihi semua ciptaan-Nya.
Yohanes 3: 20-21
3:20 Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;
3:21 tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah."
Roh Kudus menolong kita untuk datang kepada Allah, kita tetap memberitakan Firman.
2 Timotius 4: 1-2
4:1. Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya:
4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
Beritakan kebenaran dalam hidup kita. Kita menjadi saksi bagi kemuliaan Allah. Orang yang tidak taat Firman akan gelisah hatinya. Perintah yang Allah beritakan tidak sukar tetapi kedagingan menghalangi kita untuk memberitakan Firman. Kita bisa belajar untuk taat.
Matius 11: 28-30
11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
11:30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."
Kita mau melakukan kehendak Firman dengan taat dan percaya maka kita akan merasakan enaknya berjalan bersama Tuhan dan kita akan selalu mengalami sukacita dan kita akan selalu berbahagia karena Allah selalu menepati janji-Nya, Allah mau kita selalu menikmati kasihNya.
Yohanes 14; 21
14:21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."
Allah akan selalu menolong dan Ia akan menyatakan diri kepada kita. Orang-orang yang tidak taat akan mengalami kegelisahan, penderitaan dan mereka tidak mendapat bagian dalam kerajaan Allah. Kita mau jadi penurut-penurut Allah, umat Allah yang sungguh-sungguh mengasihi Dia. Kita mau berjanji setia kepada Allah, Terpujilah Tuhan Yesus, Amin.
Kamis, 05 November 2009
Buletin Oktober 2009
KASIH ALLAH YANG BESAR
Lukas 10: 21-24
10:21 Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
10:22 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu."
10:23 Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat.
10:24 Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya."
Berbahagialah kita yang hari ini ada di hadapan Allah. Allah Roh Kudus ada di dalam hati kita. Allah memperkenalkan diri-Nya kepada kita. Kebaikan Allah ditujukan kepada orang-orang lemah, orang-orang kecil, orang-orang sakit. Hanya Allah dalam Yesus Kristus yang sanggup memberikan kedamaian dan sukacita kepada kita. Sukacita yang kita dapat dari dunia ini sifatnya sementara tetapi sukacita yang Allah berikan sifatnya kekal. Ketika kita mendoakan orang sakit ataupun orang yang kesusahan maka kita merasakan kasih Allah yang besar itu melewati kita. Bahkan kasih Allah yang hebat akan kita rasakan. Bagaimana kita bisa melakukannya adalah dengan kita percaya maka kita akan mengalami mujizat yang besar. Allah memberikan kuasa itu ketika kita percaya Tuhan Yesus dan kita terus melakukan yang baik yang berkenan kepada Allah dengan tulus dan rendah hati.
Mazmur 125: 3-4
25:3 Tongkat kerajaan orang fasik tidak akan tinggal tetap di atas tanah yang diundikan kepada orang-orang benar, supaya orang-orang benar tidak mengulurkan tangannya kepada kejahatan.
125:4. Lakukanlah kebaikan, ya TUHAN, kepada orang-orang baik dan kepada orang-orang yang tulus hati;
Inilah yang hendak dilakukan Allah. Rahasia kerajaan Allah tidak diberikan kepada orang-orang sombong. Tuhan Yesus sanggup menjawab semua seruan doa kita.
Markus 10: 13-16
10:13. Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
10:14 Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.
10:15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya."
10:16 Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.
Kita yang disebut Anak Allah mau hidup seperti anak kecil. Kitalah yang mau menyatakan kasih Allah, dan Allah mau kita selalu mengucap syukur dan memuliakan nama-Nya.
Sebelum kita mengenal Tuhan Yesus maka Tuhan Yesus sendiri yang memperkenalkan diri-Nya kepada kita dan bisa dengan berbagai cara antara lain: mendengar Firman, pengainjilan, sakit penyakit, mimpi. Allah memperkenalkan diri kepada setiap orang yang dikasihi-Nya dan kita mau terus berpegang pada kasih mula-mula itu. Pada bacaan kita Lukas 10: 23-24 dikatakan kalau Tuhan Yesus datang bagi mereka yang datang dengan kerendahan hati. Tuhan Yesus memberikan sukacita dan kekuatan kepada kita melalui Firman-Nya.
1 Yohanes 1:1-4
1:1. Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup--itulah yang kami tuliskan kepada kamu.
1:2 Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.
1:3 Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.
1:4 Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.
Hidup kita akan selalu disertai Allah, kita akan berbahagia bahkan kita akan mengalami hidup yang kekal.
Lukas 1: 74-75
1:74 supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut,
1:75 dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita.
Kitapun dapat beribadah tanpa rasa takut, Kita diciptakan Allah dengan kasih-Nya dan Allah mau kita terus menikmati kasih-Nya, kasih Allah yang besar kita rasakan dan itu dinyatakan Allah bagi kita yang mau datang dengan kerendahan hati. Terpujilah Tuhan Yesus, Amin.
Lukas 10: 21-24
10:21 Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
10:22 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu."
10:23 Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat.
10:24 Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya."
Berbahagialah kita yang hari ini ada di hadapan Allah. Allah Roh Kudus ada di dalam hati kita. Allah memperkenalkan diri-Nya kepada kita. Kebaikan Allah ditujukan kepada orang-orang lemah, orang-orang kecil, orang-orang sakit. Hanya Allah dalam Yesus Kristus yang sanggup memberikan kedamaian dan sukacita kepada kita. Sukacita yang kita dapat dari dunia ini sifatnya sementara tetapi sukacita yang Allah berikan sifatnya kekal. Ketika kita mendoakan orang sakit ataupun orang yang kesusahan maka kita merasakan kasih Allah yang besar itu melewati kita. Bahkan kasih Allah yang hebat akan kita rasakan. Bagaimana kita bisa melakukannya adalah dengan kita percaya maka kita akan mengalami mujizat yang besar. Allah memberikan kuasa itu ketika kita percaya Tuhan Yesus dan kita terus melakukan yang baik yang berkenan kepada Allah dengan tulus dan rendah hati.
Mazmur 125: 3-4
25:3 Tongkat kerajaan orang fasik tidak akan tinggal tetap di atas tanah yang diundikan kepada orang-orang benar, supaya orang-orang benar tidak mengulurkan tangannya kepada kejahatan.
125:4. Lakukanlah kebaikan, ya TUHAN, kepada orang-orang baik dan kepada orang-orang yang tulus hati;
Inilah yang hendak dilakukan Allah. Rahasia kerajaan Allah tidak diberikan kepada orang-orang sombong. Tuhan Yesus sanggup menjawab semua seruan doa kita.
Markus 10: 13-16
10:13. Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
10:14 Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.
10:15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya."
10:16 Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.
Kita yang disebut Anak Allah mau hidup seperti anak kecil. Kitalah yang mau menyatakan kasih Allah, dan Allah mau kita selalu mengucap syukur dan memuliakan nama-Nya.
Sebelum kita mengenal Tuhan Yesus maka Tuhan Yesus sendiri yang memperkenalkan diri-Nya kepada kita dan bisa dengan berbagai cara antara lain: mendengar Firman, pengainjilan, sakit penyakit, mimpi. Allah memperkenalkan diri kepada setiap orang yang dikasihi-Nya dan kita mau terus berpegang pada kasih mula-mula itu. Pada bacaan kita Lukas 10: 23-24 dikatakan kalau Tuhan Yesus datang bagi mereka yang datang dengan kerendahan hati. Tuhan Yesus memberikan sukacita dan kekuatan kepada kita melalui Firman-Nya.
1 Yohanes 1:1-4
1:1. Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup--itulah yang kami tuliskan kepada kamu.
1:2 Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.
1:3 Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.
1:4 Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.
Hidup kita akan selalu disertai Allah, kita akan berbahagia bahkan kita akan mengalami hidup yang kekal.
Lukas 1: 74-75
1:74 supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut,
1:75 dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita.
Kitapun dapat beribadah tanpa rasa takut, Kita diciptakan Allah dengan kasih-Nya dan Allah mau kita terus menikmati kasih-Nya, kasih Allah yang besar kita rasakan dan itu dinyatakan Allah bagi kita yang mau datang dengan kerendahan hati. Terpujilah Tuhan Yesus, Amin.
Senin, 02 November 2009
Buletin September 2009
TUHAN YESUS DATANG DARI SORGA
2 Petrus 1: 16-21
Tuhan Yesus sudah dinubuatkan oleh para nabi, juga oleh Allah sendiri sewaktu manusia jatuh dalam dosa. Dua kali pernyataan Allah tentang anak-Nya Tuhan Yesus Kristus.
1. Sewaktu Tuhan Yesus dibabtis.
2. Sewaktu di gunung kudus.
Menjadi saksi atas kebesaran Tuhan Yesus sebagai Raja, kita dapat lihat dari jamahan kasih-Nya, mujizat-Nya dan ketika kita taat dan setia maka kita akan melihat kehormatan, kemuliaan Allah yang besar lewat kebenaran Firman-Nya dan bukan hanya cerita isapan jempol.
1 Korintus 4: 20-21
4:20 Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa.
4:21 Apakah yang kamu kehendaki? Haruskah aku datang kepadamu dengan cambuk atau dengan kasih dan dengan hati yang lemah lembut?
Tuhan Yesus datang dengan lemah lembut, rendah hati dan dengan kasih. Mujizat yang Tuhan Yesus buat menunjukkan bahwa Ia datang dari sorga. Yohanes 9: 31-32
9:31 Kita tahu, bahwa Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang saleh dan yang melakukan kehendak-Nya.
9:32 Dari dahulu sampai sekarang tidak pernah terdengar, bahwa ada orang yang memelekkan mata orang yang lahir buta.
Apa yang Tuhan Yesus buat adalah hal baru.
Tanda kerajaaan Allah adalah melakukan mujizat dengan kuasa sorga. Matius 12: 27-28
12:27 Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa siapakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.
12:28 Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
Yohanes 3:1-2
3:1. Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi.
3:2 Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya."
Ini adalah penyataan Nikodemus dan ia mengakui serta percaya kalau Yesus datang dari sorga. Itu juga yang mau kita ceritakan tentang kerajaan Allah dengan kasih dan kelemahlembutan dan kuasa yang dahsyat. Pada saat Yesus dibabtis murid-murid-Nya mendengar suara dari sorga Matius 3: 16-17
3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
Pada waktu Tuhan Yesus dan murid-murid-Nya naik ke gunung kudus maka Allah Bapa memuliakan Anak-Nya.
Matius 17:1-5
17:1. Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
17:2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
17:3 Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.
17:4 Kata Petrus kepada Yesus: "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."
17:5 Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."
Pada zaman ini Allah hanya berbicara melalu Tuhan Yesus Anak-Nya.
Kita akan terus diteguhkan oleh Firman. Ketika kita terus menerus mengikut Tuhan Yesus dan tinggal di dalam-Nya serta hidup dalam Nama-Nya maka kita akan menerima terang seperti matahari terbit. Karena kita menerima Roh Kudus kita akan terus menjadi terang Kristus. Ketika kita terus melekat pada Tuhan Yesus maka Allah akan terus menolong kita sehingga kita menghasilkan buah yang memberkati Yohanes 15: 1-4
15:1. "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
15:2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
15:4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
Dan kita akan terus menerima kemuliaan Allah.
Roma 5: 1-2
5:1. Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.
5:2 Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.
Kita mau terus taat akan Roh Kudus sehingga kita terus menghasilkan buah
Galatia 5: 22-23
5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Ketika kita memiliki Roh Allah maka kita akan selalu memiliki kemuliaan Allah, orang yang tidak rohani tidak dapat menilai kita. Setiap kita memiliki masing-masing karunia, salah satunya adalah karunia bernubuat. Roma 12: 5-6
12:5 demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.
12:6 Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita.
Karena apapun yang mau kita lakukan sesuai dengan iman kita.
Semua kita alkukan menurut dorongan Roh Kudus. Bagaimana kita memberitakan kerajaan Allah, dengan hidup kita menjadi terang seperti matahari terbit(terang kemuliaan allah ketika kita terus menerus hidup dalam kekudusan yang Tuhan Yesus ajarkan).
2 Petrus 1: 16-21
Tuhan Yesus sudah dinubuatkan oleh para nabi, juga oleh Allah sendiri sewaktu manusia jatuh dalam dosa. Dua kali pernyataan Allah tentang anak-Nya Tuhan Yesus Kristus.
1. Sewaktu Tuhan Yesus dibabtis.
2. Sewaktu di gunung kudus.
Menjadi saksi atas kebesaran Tuhan Yesus sebagai Raja, kita dapat lihat dari jamahan kasih-Nya, mujizat-Nya dan ketika kita taat dan setia maka kita akan melihat kehormatan, kemuliaan Allah yang besar lewat kebenaran Firman-Nya dan bukan hanya cerita isapan jempol.
1 Korintus 4: 20-21
4:20 Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa.
4:21 Apakah yang kamu kehendaki? Haruskah aku datang kepadamu dengan cambuk atau dengan kasih dan dengan hati yang lemah lembut?
Tuhan Yesus datang dengan lemah lembut, rendah hati dan dengan kasih. Mujizat yang Tuhan Yesus buat menunjukkan bahwa Ia datang dari sorga. Yohanes 9: 31-32
9:31 Kita tahu, bahwa Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang saleh dan yang melakukan kehendak-Nya.
9:32 Dari dahulu sampai sekarang tidak pernah terdengar, bahwa ada orang yang memelekkan mata orang yang lahir buta.
Apa yang Tuhan Yesus buat adalah hal baru.
Tanda kerajaaan Allah adalah melakukan mujizat dengan kuasa sorga. Matius 12: 27-28
12:27 Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa siapakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.
12:28 Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
Yohanes 3:1-2
3:1. Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi.
3:2 Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya."
Ini adalah penyataan Nikodemus dan ia mengakui serta percaya kalau Yesus datang dari sorga. Itu juga yang mau kita ceritakan tentang kerajaan Allah dengan kasih dan kelemahlembutan dan kuasa yang dahsyat. Pada saat Yesus dibabtis murid-murid-Nya mendengar suara dari sorga Matius 3: 16-17
3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
Pada waktu Tuhan Yesus dan murid-murid-Nya naik ke gunung kudus maka Allah Bapa memuliakan Anak-Nya.
Matius 17:1-5
17:1. Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
17:2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
17:3 Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.
17:4 Kata Petrus kepada Yesus: "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."
17:5 Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."
Pada zaman ini Allah hanya berbicara melalu Tuhan Yesus Anak-Nya.
Kita akan terus diteguhkan oleh Firman. Ketika kita terus menerus mengikut Tuhan Yesus dan tinggal di dalam-Nya serta hidup dalam Nama-Nya maka kita akan menerima terang seperti matahari terbit. Karena kita menerima Roh Kudus kita akan terus menjadi terang Kristus. Ketika kita terus melekat pada Tuhan Yesus maka Allah akan terus menolong kita sehingga kita menghasilkan buah yang memberkati Yohanes 15: 1-4
15:1. "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
15:2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
15:4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
Dan kita akan terus menerima kemuliaan Allah.
Roma 5: 1-2
5:1. Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.
5:2 Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.
Kita mau terus taat akan Roh Kudus sehingga kita terus menghasilkan buah
Galatia 5: 22-23
5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Ketika kita memiliki Roh Allah maka kita akan selalu memiliki kemuliaan Allah, orang yang tidak rohani tidak dapat menilai kita. Setiap kita memiliki masing-masing karunia, salah satunya adalah karunia bernubuat. Roma 12: 5-6
12:5 demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.
12:6 Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita.
Karena apapun yang mau kita lakukan sesuai dengan iman kita.
Semua kita alkukan menurut dorongan Roh Kudus. Bagaimana kita memberitakan kerajaan Allah, dengan hidup kita menjadi terang seperti matahari terbit(terang kemuliaan allah ketika kita terus menerus hidup dalam kekudusan yang Tuhan Yesus ajarkan).
Langganan:
Postingan (Atom)